| Awas, Efek Negatif Video-Televisi Pada Bayi..!!! |
| By Administrator,
on 19-11-2009 15:43
|
Views : 787  |
Favoured : 28 |
Published in : Artikel, Artikel |
Mungkin sekadar tambahan renungan, kenapa makin ke sini makin banyak anak yang mengalami gangguan konsentrasi, speech delay dll..
Awas, Efek Negatif Video/Televisi Pada Bayi
Bahkan Video yang diperuntukkan untuk bayi, ternyata punya efek buruk yang tersembunyi
Saat ini banyak sekali video yang diperuntukkan untuk bayi dijual bebas di pasaran. Video-video tersebut berisi gambar-gambar lucu yang sangat disukai bayi. Jika dilihat isi dari video tersebut sangat bagus tetapi jika diteliti lebih dalam ternyata juga memiliki dampak buruk.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics, anak yang masih berusia dibawah 2 tahun, harus dijauhkan dari televisi. Hal itu karena beberapa penelitian menunjukkan menonton televisi pada usia dini bisa memicu gangguan perhatian atau konsentrasi pada anak.
Last update: 19-11-2009 15:43
|
|
|
| Ungkapan Jujur Seorang Anak |
| By Abu Tamam,
on 19-11-2009 14:45
|
Views : 772  |
Favoured : 23 |
Published in : Artikel, Artikel |
Untuk renungan para orangtua....
Tahun 2002 yang lalu saya harus mondar-mandir ke SD Budi Mulia Bogor. Anak sulung kami yang bernama Dika, duduk di kelas 4 di SD itu. Waktu itu saya memang harus berurusan dengan wali kelas dan kepala sekolah. Pasalnya menurut observasi wali kelas dan kepala sekolah, Dika yang duduk di kelas unggulan, tempat penggemblengan anak-anak berprestasi itu, waktu itu justru tercatat sebagai anak yang bermasalah.
Saat saya tanyakan apa masalah Dika, guru dan kepala sekolah justru menanyakan apa yang terjadi di rumah sehingga anak tersebut selalu murung dan menghabiskan sebagian besar waktu belajar di kelas hanya untuk melamun. Prestasinya kian lama kian merosot. Dengan lemah lembut saya tanyakan kepada Dika:
"Apa yang kamu inginkan ?" Dika hanya menggeleng.
"Kamu ingin ibu bersikap seperti apa ?" tanya saya.
"Biasa-biasa saja" jawab Dika singkat.
Beberapa kali saya berdiskusi dengan wali kelas dan kepala sekolah untuk mencari pemecahannya, namun sudah sekian lama tak ada kemajuan. Akhirnya kami pun sepakat untuk meminta bantuan seorang psikolog.
Last update: 19-11-2009 14:45
|
|
|
|
|
| Amankah Facebook buat anak?? |
| By Administrator,
on 07-11-2009 17:29
|
Views : 803  |
Favoured : 28 |
Published in : Artikel, Artikel |
Apakah Anda melarang buah hati untuk punya akun facebook, karena takut berefek negatif pada perkembangannya? Jika ya, sebaiknya ubah pemikiran Anda. Masalahnya, menurut psikolog Maria Susanti, anak usia bangku TK dan SD sebaiknya jangan dilarang 'bermain' facebook.
"Anak-anak, terutama yang sudah duduk di bangku SD, justru bisa mencari tahu sendiri mendaftarkan diri menjadi anggota facebook. Masalahnya, jika ia tahu ajang bersosialiasi ini dilarang ibunya, bisa jadi ia membuat akun facebook dengan nama palsu. Akibatnya, Anda malah tidak bisa mengawasinya," ujar Maria menambahkan.
Facebook memang ajang bersosialisasi di dunia maya yang fun. Anda saja mungkin menikmati fitur-fitur yang ditawarkan situs yang digagas Marc Zuckerberg ini. Tapi, sebenarnya salah satu ketentuan men jadi anggota facebook adalah harus berusia di atas 13 tahun. Namun, tidak sedikit anak-anak yang punya akun facebook. Apakah salah?
Last update: 07-11-2009 17:29
|
|
|
|
|
|
| By Administrator,
on 07-11-2009 17:38
|
Views : 915  |
Favoured : 22 |
Published in : Artikel, Artikel |
Secara tidak sengaja terlintas di otak ini saat santai di pagi hari dengan sebatang rokok menyala di tangan, bagaimana seandainya bayi bisa bicara dan mengungkapkan keberatannya terhadap kebiasaan buruk ayahnya sehari-hari ? Dan bagaimana dia akan menolak untuk di dekati oleh ayahnya sendiri? Hmm... Lucu juga... Mau tahu seperti apa saja kebiasaan ayah yang di benci oleh bayi nya sendiri bahkan semua bayi di dunia ini, baca selengkapnya...
Last update: 07-11-2009 17:38
|
|
| Apa Sih Makna Lebaran Buat Anak? |
| By http://tips-dunia-anak.blogspot.com/atom.xml,
on 28-09-2009 12:13
|
Views : 1086  |
Favoured : 29 |
Published in : Artikel, Artikel |
Lebaran atau Idulfitri, seringkali hanya menjadi ritual orang dewasa. Kekhusyukan atau kesyahduan berlebaran lebih banyakdirasakan oleh mereka yang sudah aqil baligh (dewasa secara agama). Idulfitri yang mengandung makna sebagai sebuah harikembalinya kefitrahan manusia, hanya dipahami dan termaknai secara baik oleh mereka yang telah memiliki kemampuan pemahaman(nalar) yang tinggi.
Perlu ditegaskan di sini bahwa memang benar anak di usia dini, tidak mesti dan bahkan jangan sekali-kali memberikan bebanpembelajaran yang tidak patut untuk diberikan kepadanya. Oleh karena itu, anak di usia dini tidak boleh dibebani denganmuatan kepentingan yang aneh-aneh.
Last update: 28-09-2009 12:13
|
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |